top of page
  • eirakeramik

Masuk TV gara-gara Cicak. Kok bisa?

Sabtu, 5 November 2022


Waktu itu hari Senin, tepatnya di tanggal 5 September 2022. Tiba-tiba Eira mendapat sebuah pesan di Whatsapp yang menanyakan apakah Eira bisa menjadi bintang tamu di salah satu acara TV. Wah, seneng banget tiba-tiba ditawarin seperti itu! dan lagi, siapa sih yang ngga mau masuk TV? Tapi... Eira sempet ragu juga, second guessing everything... masa sih ada stasiun TV yang mau ngajak studio keramik baru berumur satu tahun, belum ada nama, masih "piyik", belum ada pengalaman di "dunia luar", buat jadi bintang tamunya? "Hoax mungkin," pikirku.


Di tengah-tengah pemikiran yang masih sangat ragu, takut juga apakah ini jenis tipuan baru atau bukan, Eira memutuskan untuk jawab saja dulu. Lalu, Kakaknya menanyakan apakah Eira bisa datang shooting di hari Selasa, 6 September pada Pk 17:00. Berarti, besoknya. Biasanya, hari Selasa itu Eira tidak ada murid. Jarang banget ada murid karena weekdays dan di awal minggu pula. Bisa-bisanya saat itu Eira sedang ada kelas keramik di jam 9 pagi dan 1 siang, yang berarti... Eira baru selesai mengajar dan beres-beres studio tepat Pk 17:00. Selain itu, memberikan demo pembuatan keramik di acara TV tentunya butuh persiapan, baik alat, bahan, maupun mental. Sepertinya agak sulit ya kalau langsung besoknya?


Dengan berat hati, Eira mengatakan tidak bisa. Bagaimana pun juga, Eira tetap harus mendahulukan murid-murid dan tanggung jawab Eira di studio keramik kecil ini. Tentu Eira menjelaskan kalau bertepatan di hari itu Eira sedang ada murid dan perlu waktu untuk persiapan. Di saat itu, yang ada di kepala Eira hanya satu, "kalau memang sudah rezekinya, ya ngga akan ke mana. Kalau ternyata belum waktuNya, ya sudah. Let it go. Jangan ngotot."


Setelah itu, Kakaknya berterima kasih atas waktunya. Ia menambahkan juga untaian kata harapan jika mungkin di lain kesempatan, Eira dan acara TV ini bisa bekerja sama. Sebuah kalimat yang sangat umum terucap jika memang waktu dan kesempatan tidak berjodoh.


Tapi, Kakaknya menambahkan...

"untuk di minggu ini di hari Kamis apakah full juga jadwalnya?"


Setiap Kamis siang, Eira menutup kelas keramik. Eira pun tetap ingin memperluas ilmu, oleh sebab itu di hari Kamis, Eira mengambil les... musik. Iya, tidak nyambung sih, tapi ini adalah salah satu cara Eira untuk tetap waras menghadapi hidup kali ya? hahaha. Jadi, jadwal Eira kosong di hari Kamis sore itu.


Tentunya Eira tidak auto diterima jadi bintang tamu, karena Kakaknya masih perlu berdiskusi dengan timnya atas perubahan jadwal ini. Lagi-lagi yang ada di kepala Eira adalah, "kalau sudah rezeki, tidak ke mana."


Bersyukurnya, ternyata memang rezeki tidak ke mana. Eira menjadi bintang tamu di Morning Update iNews TV. Jujur, sampai sekarang sebenarnya masih tidak percaya. Apakah ini hoax? :")) Beruntungnya juga, pada saat itu Eira dapat ditemani dengan seorang anak magang. Ia sangat membantu Eira dalam persiapan di hari-h dan banyak mengabadikan momen-momen langka untuk Eira.



Berhubung Eira penasaran, keesokan harinya Eira mencoba bertanya kepada Kakaknya bagaimana dan di mana ia bisa menemukan Eira Keramik. Jawabannya adalah, "Tiktok."


Yes, Eira Keramik punya Tiktok gais. Sebagian besar isinya adalah video-video yang tidak terunggah ke Instagram. Ada beberapa tutorial, ada beberapa proses pembuatan keramik oleh murid, dan banyak juga video "nyeleneh." Salah satu video agak "nyeleneh" tersebut adalah ketika Eira sedang mengglasir, merapikan lapisan glasirnya, dan tiba-tiba ada cicak berdiam di dalam salah satu gelas. Eira auto merespons dengan, "untung cicak ya gais, bukan kecoak." Sontak video itu viral. Viral karena warga Tiktok memperdebatkan mana yang lebih baik, "kecoak atau cicak?" Bukan karena keramiknya :"))


Eira berasumsi video itu yang dilihat oleh Kakaknya; video itu yang membuka jalan pertemuan antara Eira Keramik dengan tim kreatif Morning Update iNews TV dan video itu dikenal banyak orang oleh karena seekor cicak yang tidak sengaja nangkring di dalam salah satu gelas dan tidak sengaja terekam Eira.

Siapa yang tahu bagaimana cara semesta ini bekerja? Kita hanya bagian kecil di dalamnya yang kadang kita sendiri tidak tahu yang kita kerjakan ini berarti atau tidak. Kita hanya bagian kecil dari sebuah rencana yang sangat besar yang kita sendiri pun tidak paham dan mungkin tidak akan pernah paham. Seekor cicak saja bisa dipakai oleh Yang Maha Kuasa untuk sesuatu yang luar biasa. Maka dari itu, kita, manusia yang diciptakanNya amat sangat baik, pun dipakaiNya untuk sesuatu yang luar biasa.


Tinggal bagaimana cara kita memandang segala sesuatu, bukan?


Love,

Eira


106 views0 comments

Recent Posts

See All

Comments


bottom of page